Three Bats

Sondag 24 Maart 2013

tugas andri setiawan


Pengertian Sistem Operasi Komputer


Sistem Operasi merupakan sebuah penghubung/interface antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri. Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer.


a) Fungsi Dasar Sistem Operasi Komputer
Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para pengguna. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna. Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan fasilitas yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses fasilitas tersebut. Sistem operasi juga sering  disebut resource allocator. Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.

b) Sasaran Sistem Operasi
Sistem operasi mempunyai tiga sasaran utama yaitu kenyamanan -- membuat penggunaan komputer menjadi lebih nyaman, efisien -- penggunaan sumber-daya sistem komputer secara efisien, serta mampu berevolusi -- sistem operasi harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan  pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem-sistem yang baru.

c) Jenis-jenis Sistem Operasi

Seperti telah disinggung di depan banyak jenis sistem operasi yang bisa digunakan, antara lain:
  • POSIX,
  • UNIX, 
  • MS DOS, 
  • MS Windows, 
  • LINUX, 
  • APPLE, dll. 
Dari sekian banyak ada sistem operasi yang interface-nya dengan user (pengguna) 
  • berbasis TEXT (DOS, POSIX, LINUX) ada juga yang 
  • berbasi GUI (Graphical User Interface) seperti MS Windows 
  • dan LINUX (LINUX bisa berbasis TEXT dan berbasis GUI).

Pada modul ini pembahasan akan terfokus ke sistem operasi yang berbasis TEXT. Dari sekian sistem operasi berbasis TEXT, LINUX menjadi pilihan.  Satu hal yang membedakan Linux terhadap sistem operasi lainnya adalah harga. Linux lebih murah dan dapat diperbanyak serta didistribusikan kembali tanpa harus membayar fee atau royalti kepada seseorang. Tetapi ada hal lain yang lebih utama selain pertimbangan harga yaitu mengenai source code. Source code Linux tersedia bagi semua orang sehingga setiap orang dapat terlibat langsung dalam pengembangannya, inilah yang dikenal dengan istilah “open source”.  Kebebasan ini telah memungkinkan para vendor perangkat keras membuat driver untuk device tertentu tanpa harus mendapatkan lisensi source code yang mahal atau menandatangani “Non Disclosure agreement” (NDA). Karena Linux tersedia secara bebas di internet, berbagai vendor telah membuat suatu paket distrbusi yang dapat dianggap sebagai versi kemasan Linux. Semua itu menjadikan LINUX berkembang sangat pesat, dan boleh jadi pada masa-masa mendatang user akan beralaih ke sistem operasi ini.
Tambahan
2)    Perbandingan Linux terhadap sistem operasi lainnya
Linux disusun berdasarkan standar sistem operasi POSIX yang sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja UNIX. UNIX kompatibel dengan Linux pada level system call, ini berarti sebagian besar program yang ditulis untuk UNIX atau Linux dapat direkompilasi dan dijalankan pada sistem lain dengan perubahan yang minimal. Secara umum dapat dikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding UNIX pada jenis hardware yang sama. Dan lagi UNIX memiliki kelemahan yaitu tidak bersifat free.
MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux yaitu file sistem yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat dijalankan pada prosesor x86 dan tidak mendukung multi user dan multi tasking, serta tidak bersifat free. MS-DOS juga tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak tersedianya perangkat lunak network.

MS windows memiliki kekurangan seperti yang dimiliki MS-DOS. Waktu untuk menemukan suatu bug dalam suatu sistem operasi tak sebanding dengan harga yang harus dibayar.

Sedangkan sistem operasi apple untuk macintosh hanya dapat berjalan di sistem Mac, dan juga memiliki kekurangan dari sisi ketersediaan perangkat bantu pengembang (development tool), serta tidak mudah untuk berintoperasi dengan sistem operasi lainnya.
Generasi Pertama (1945 - 1955)
Tahun 1945 merupakan awal-awal diciptakannya komputer sehingga dikenal dengan sebutan generasi pertama. Saat itu merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instrksi yang harus di kerjakan secara langsung.
Generasi Kedua (1955 - 1965)
Memasuki tahun 1955-an sudah mengalami banyak peruabahan yang sangat pesat walaupun belum dilengkapi dengan SO. Generasi kedua memperkenalkan Bacth Processing Sytem, yaitu job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu di eksekusi secara berurutan. Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi dengan sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasiialah FMS dan IBSYS.

Generasi Ketiga (1965 -1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka siste operasi menjadi multi-user (digunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi programing (melayani banyak program sekaligus).

Generasi keempat (Pasca 1980-an)
Pada generasi ini sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lain akan jauh lebih menguntungkan dibanding dengan yang sendiri-sendiri.


Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital (silahkan cari sendiri apa itu sinyal analog dan sinyal digital). Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri.
Pengertian sistem operasi secara umum adalah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan danmenyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer ( artikel bahan kuliah).
Menurut Wikipedia sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memeori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu.
Menurut Tanenbaum, sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi kedalam empat generasi:
1. Generasi Pertama (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
2. Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS (Fortran Monitoring System) dan IBSYS. Jadi generasi komputer kedua ini merupakan generasi pertama dari sistem Operasi.
3. Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus).
4. Generasi Keempat (Pasca 1980an)
Dewasa ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.
Adapun sejarah sistem operasi yang dirinci dari tahun 1980an. Artikel ini menguraikan sejarah sistem operasi dari DOS, Mac, Windows, BSD, sampai Linux.
1956
GM-NAAI/O :Sistem operasi pertama ini digunakan pertama kali oleh General Motors pada komputer besar IBM 704. Namun, sistem ini tidak lebih hebat dari Batch Processing.
1969
Unix :Sistem operasi modern pertama ini dikembangkan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie yang saat itu membutuhkan sebuah platform yang cepat untuk game “Space Travel” mereka.
1973
XeroxAlto : Sistem pertama dengan graphical interface yang hanya digunakan untuk penelitian sampai 1981
1980
QDOS : Tim Paterson dari Seattle Computer menulis QDOS yang dibuat dari OS terkenal pada masa itu, CP/M. QDOS (Quick and Dirty Operating System) dipasarkan oleh Seatle Computer dengan nama 86-DOS karena dirancang untuk prosesor Intel 8086.
Microsoft : Bill Gates dari Microsoft membeli lisensi QDOS dan menjualnya ke berbagai perusahaan komputer.
1981
PC  DOS : IBM meluncurkan PC  DOS yang dibeli dari Microsoft untuk komputernya yang berbasis prosesor Intel 8086.
MS  DOS : Microsoft menggunakan nama MS  DOS untuk OS ini jika dijual oleh perusahaan diluar IBM.
1983
MS  DOS 2.0 : Versi 2.0 dari MS  DOS diluncurkan pada komputer PC XT.
1984
System 1.0 : Apple meluncurkan Macintosh dengan OS yang diturunkan dari BSD UNIX. System 1.0 merupakan sistem operasi pertama yang telah berbasis grafis dan menggunakan mouse.
MS DOS 3.0 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.0 untuk PC AT yang menggunakan chip Intel 80286 dan yang mulai mendukung penggunaan hard disk lebih dari 10 MB.
MS DOS 3.1 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.1 yang memberikan dukungan untuk jaringan.
1985
MS Windows 1.0 : Microsoft memperkenalkan MS­Windows, sistem operasi yang telah menyediakan lingkungan berbasis grafis (GUI) dan kemampuan multitasking. Sayangnya sistem operasi ini sangat buruk performanya dan tidak mampu menyamai kesuksesan Apple.
Novell Netware : Novell meluncurkan sistem operasi berbasis jaringan Netware 86 yang dibuat untuk prosesor Intel 8086.
1986
MS  DOS 3.2 : Microsoft meluncurkan MS  DOS 3.2 yang menambahkan dukungan untuk floppy 3.5 inch 720 KB.
1987
OS/2 : IBM memperkenalkan OS/2 yang telah berbasis grafis, sebagai calon pengganti IBM PC DOS.
MS  DOS 3.3 : Microsoft meluncurkan MS  DOS 3.3 yang merupakan versi paling populer dari MS DOS.
Windows 2.0 : Windows versi 2.0 diperkenalkan.
MINIX : Andrew S. Tanenbaum mengembangkan Minix, sistem operasi berbasis Unix yang ditujukan untuk pendidikan. MINIX nantinya menginspirasi pembuatan Linux.
1988
MS  DOS 4.0 : Microsoft mengeluarkan MS DOS 4.0 dengan suasana grafis.
WWW : Proposal World Wide Web (WWW) oleh Tim Berners Lee.
1989
NetWare/386 (juga dikenal sebagai versi 3) diluncurkan oleh Novell untuk prosesor Intel 80386.
1990
Perpisahan : Dua perusahaan raksasa berpisah, IBM berjalan dengan OS/2 dan Microsoft berkonsentrasi pada Windows.
Windows 3.0 : Microsoft meluncurkan Windows versi 3.0 yang mendapat sambutan cukup baik.
MS Office : Microsoft membundel Word, Excel, dan PowerPoint untuk menyingkirkan saingannya seperti Lotus 1 2 3, Wordstar, Word Perfect dan Quattro.
DR DOS : Digital Research memperkenalkan DR DOS 5.0.
1991
Linux 0.01 : Mahasiswa Helsinki bernama Linus Torvalds mengembangkan OS berbasis Unix dari sistem operasi Minix yang diberi nama Linux.
MS DOS 5.0 : Microsoft meluncurkan MS DOS 5.0 dengan penambahan fasilitas full -screen editor, undelete, unformat dan Qbasic.
1992
Windows 3.1 : Microsoft meluncurkan Windows 3.1 dan kemudian Windows for Workgroups 3.11 di tahun berikutnya.
386 BSD : OS berbasis Open Source turunan dari BSD Unix didistribusikan oleh Bill Jolitz setelah meninggalkan Berkeley Software Design, Inc (BSDI). 386 BSD nantinya menjadi induk dari proyek Open Source BSD lainnya, seperti NetBSD, FreeBSD, dan OpenBSD.
Distro Linux : Linux didistribusikan dalam format distro yang merupakan gabungan dari OS plus program aplikasi. Distro pertama Linux dikenal sebagai SLS (Softlanding Linux System).
1993
Windows NT : Microsoft meluncurkan Windows NT, OS pertama berbasis grafis tanpa DOS didalamnya yang direncanakan untuk server jaringan.
Web Browser : NCSA memperkenalkan rilis pertama Mosaic, browser web untuk Internet.
MS  DOS 6.0 : Microsoft memperkenalkan MS DOS 6.0 Upgrade, yang mencakup program kompresi harddisk DoubleSpace.
Slackware : Patrick Volkerding mendistribusikan Slackware Linux yang menjadi distro populer pertama di kalangan pengguna Linux.
Debian : Ian Murdock dari Free Software Foundation (FSF) membuat OS berbasis Linux dengan nama Debian.
MS  DOS 6.2 : Microsoft meluncurkan MS DOS 6.2.
NetBSD : Proyek baru OS berbasis Open Source yang dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan menggunakan nama NetBSD.
FreeBSD : Menyusul NetBSD, satu lagi proyek yang juga dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan nama FreeBSD.
1994
Netscape : Internet meraih popularitas besar saat Netscape memperkenalkan Navigator sebagai browser Internet.
MS DOS 6.22 : Microsoft meluncurkan MS DOS 6.22 dengan program kompresi bernama DriveSpace. Ini merupakan versi terakhir dari MS DOS.
FreeDOS : Jim Hall, mahasiswa dari Universitas Wisconsin River Falls Development mengembangkan FreeDOS. FreeDOS dibuat setelah Microsoft berniat menghentikan dukungannya untuk DOS dan menggantikannya dengan Windows 95.
SuSE : OS Linux versi Jerman dikembangkan oleh Software und System Entwicklung GmbH (SuSE) dan dibuat dari distro Linux pertama, SLS.
Red Hat : Marc Ewing memulai pembuatan distro Red Hat Linux.
1995
Windows 95 : Microsoft meluncurkan Windows 95 dengan lagu Start Me Up dari Rolling Stones dan terjual lebih dari 1 juta salinan dalam waktu 4 hari.
PC DOS 7 : IBM memperkenalkan PC DOS 7 yang terintegrasi dengan program populer pengkompres data Stacker dari Stac Electronics. Ini merupakan versi terakhir dari IBM PC DOS.
Windows CE : Versi pertama Windows CE diperkenalkan ke publik.
PalmOS : Palm menjadi populer dengan PalmOS untuk PDA.
OpenBSD : Theo de Raadt pencetus NetBSD mengembangkan OpenBSD.
1996
Windows NT 4.0 : Microsoft meluncurkan Windows NT versi 4.0
1997
Mac OS : Untuk pertama kalinya Apple memperkenalkan penggunaan nama Mac OS pada Mac OS 7.6.
1998
Windows 98 : Web browser Internet Explorer menjadi bagian penting dari Windows 98 dan berhasil menumbangkan dominasi Netscape Navigator.
Server Linux : Linux mendapat dukungan dari banyak perusahaan besar, seperti IBM, Sun Microsystem dan Hewlet Packard. Server berbasis Linux mulai banyak dipergunakan menggantikan server berbasis Windows NT.
Google : Search Engine terbaik hadir di Internet dan diketahui menggunakan Linux sebagai servernya.
Japan Goes Linux : TurboLinux diluncurkan di Jepang dan segera menjadi OS favorit di Asia, khususnya di Jepang, China dan Korea.
Mandrake : Gael Duval dari Brazil mengembangkan distro Mandrake yang diturunkan dari Red Hat.
1999
Support : Hewlett Packard mengumumkan layanan 24/7 untuk distro Caldera, Turbo Linux, Red Hat dan SuSE.
Corel Linux : Corel pembuat program Corel Draw, yang sebelumnya telah menyediakan Word Perfect versi Linux, ikut membuat OS berbasis Linux dengan nama Corel Linux dan yang nantinya beralih nama menjadi Xandros.
2000
Mac OS/X : Mac OS diganti dengan mesin berbasis BSD Unix dengan kernel yang disebut sebagai Mac OS/X.
Windows 2000: Microsoft meluncurkan Windows 2000 sebagai penerus Windows NT.
Windows Me : Microsoft meluncurkan Windows Me, versi terakhir dari Windows 95.
China Goes Linux : Red Flag Linux diluncurkan dari Republik Rakyat China.
Microsoft vs IBM : CEO Microsoft Steve Ballmer menyebut Linux sebagai kanker dalam sebuah interview dengan Chicago Sun Times. Di lain pihak, CEO IBM Louis Gartsner menyatakan dukungan pada Linux dengan menginvestasikan $ 1 milyar untuk pengembangan Linux.
2001
Windows XP : Microsoft memperkenalkan Windows XP.
Lindows: Michael Robertson, pendiri MP3.com, memulai pengembangan Lindows yang diturunkan dari Debian. Nantinya Lindows berganti nama menjadi Linspire karena adanya tuntutan perubahan nama oleh Microsoft.
2002
Open Office : Program perkantoran berbasis Open Source diluncurkan oleh Sun Microsystem.
OS Lokal : OS buatan anak negeri berbasis Linux mulai bermunculan, diantaranya Trustix Merdeka, WinBI, RimbaLinux, Komura.
2003
Windows 2003 : Microsoft meluncurkan Windows Server 2003.
Fedora : Redhat mengumumkan distro Fedora Core sebagai penggantinya. Nantinya ada beberapa distro lokal yang dibuat berbasiskan Fedora, seperti BlankOn 1.0 dan IGOS Nusantara.
Novell : Ximian, perusahaan pengembang software berbasis Linux dibeli oleh Novell, begitu juga halnya dengan SuSE yang diakuisisi oleh Novell.
LiveCD : Knoppix merupakan distro pertama Linux yang dikembangkan dengan konsep LiveCD yang bisa dipergunakan tanpa harus diinstal terlebih dahulu. Distro lokal yang dibuat dari Knoppix adalah Linux Sehat dan Waroeng IGOS.
2004
Ubuntu : Versi pertama Ubuntu diluncurkan dan didistribusikan ke seluruh dunia. Ada beberapa versi distro yang dikeluarkan, yaitu Ubuntu (berbasis Gnome), Kubuntu (berbasis KDE), Xubuntu (berbasis XFCE), dan Edubuntu (untuk pendidikan).
2005
Mandriva : Mandrake bergabung dengan Conectiva dan berganti nama menjadi Mandriva.
2006
Unbreakable Linux : Oracle ikut membuat distro berbasis Linux yang diturunkan dari Red Hat Enterprise.
CHIPLux : Distro lokal terus bermunculan di tahun ini, bahkan Majalah CHIP yang lebih banyak memberikan pembahasan tentang Windows juga tidak ketinggalan membuat distro Linux dengan nama CHIPLux, yang diturunkan dari distro lokal PC LINUX dari keluarga PCLinuxOS (varian Mandriva). CHIPLux merupakan distro lokal pertama yang didistribusikan dalam format DVD.
2007
Vista : Setelah tertunda untuk beberapa lama, Microsoft akhirnya meluncurkan Windows Vista. Windows Vista memperkenalkan fitur 3D Desktop dengan Aero Glass, SideBar, dan Flip 3D. Sayangnya semua keindahan ini harus dibayar mahal dengan kebutuhan spesifikasi komputer yang sangat tinggi.
2008
3D OS : Tidak seperti halnya Vista yang membutuhkan spesifikasi tinggi, 3D Desktop di Linux muncul dengan spesifikasi komputer yang sangat ringan. Era hadirnya teknologi 3D Desktop di Indonesia ditandai dengan hadirnya sistem operasi 3D OS yang dikembangkan oleh PC LINUX. Ada beberapa versi yang disediakan, yaitu versi 3D OS untuk pengguna umum serta versi distro warnet Linux dan game center Linux.
2010
Windows7 : Sistem Operasi ini merupakan penyempurna dari sistem operasi yang di buat sebelumnya oleh microsoft. Bisa dikatakan bahwa sistem operasi ini merupakan sistem operasi terbaik yang ada pada saat ini.
2012
Dan sekarang yang Sistem Operasi terbaru yang telah dilincurkan oleh Microsoft adalah Windows 8. Sistem Operasi ini memliki tampilan yang sangat menarik dibandingkan dengan Windows-Windows lain yang sebelumnya.

Fungsi Sistem Operasi

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, scheduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.

Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur schedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.

Fungsi-fungsi Sistem Operasi pada Komputer meliputi:
  • Pengaturan Processor, yaitu mengatur processor untuk dapat dijalankan oleh sistem komputer.
  • Pengaturan Memori, yaitu mengatur pembagian dan mengirimkan instruksi dari memori utama dan tempat penyimpanan lain ke sistem komputer.
  • Pengaturan Input/Output, yaitu koordinasi dan penugasan dari berbagai perangkat input/output ketika satu atau lebih program sedang dieksekusi atau dijalankan.
  • Pengaturan File, yaitu mengatur penyimpanan file dari berbagai tempat ke perangkat penyimpanan lainnya. Juga memungkinkan semua file dapat dengan mudah diubah dan dimodifikasi dengan menggunakan text editor atau dengan lainnya.
  • Menjalankan sistem prioritas, yaitu menentukan urutan pekerjaan yang harus dilaksanakan dalam sistem komputer, mulai dari yang paling utama, lalu yang kedua, dan seterusnya.
  • Interpretasi atau penerjemahan perintah-perintah dan instruksi-instruksi.
  • Sebagai fasilitas komunikasi yang mudah antara sistem komputer dan komputer operator (manusia).
  • Bertanggung jawab atas keamanan data dan integritas.

Macam-macam sistem operasi, pengertian sistem operasi sendiri adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Macam-macam sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi booting.
Macam-Macam Sistem Operasi Terbaru dan Lengkap(www.info-asik.com)
Macam-Macam Sistem Operasi
Macam-macam sistem operasi berbeda dengan macam-macam search engine ataupun macam-macam web browser karena sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.

Ada macam-macam sistem operasi yang biasa kita jumpai di pasaran diantranya Windows, Unix, Linux dan masih banyak lagi yang lainya. Dari macam-macam sistem operasi yang beredar, sistem operasi milik perusahaan microsoft lah yang paling populer untuk para pengguna pc notebook, bahkan mungkin ponsel dan PDA sekalipun dengan sistem operasi berbasis mobilenya .


PERKEMBANGAN MACAM-MACAM SISTEM OPERASI

Perkembangan macam-macam sistem operasi berawal dari altair, yaitu perangkat komputer pertama pada tahun 1975 yang menggunakan sistem operasi CP/M dan kemudian oleh perusahaan microsoft dirilis menjadi MS-DOS dan berkembang dari MS-DOS versi 1.0 Pada tahun 1981 sampai MS-DOS versi 5.0 pada tahun 1991 dan sampai sekarang ini microsoft telah mengeluarkan macam-macam sistem operasi mulai dari Ms-windows, windows97, windows98, windows98Me, Windows2000, Windows ME, Windows XP, Windows Vista, Windows 7 dan yang paling terbaru adalah Windows 8 yang terkenal dengan tampilan antar mukanya.

Macam-Macam Sistem Operasi Sekarang


Macam-Macam Sistem Operasi Terbaru dan Lengkap(www.info-asik.com)

Macam-macam sistem operasi terbaru dan lengkap yang utama digunakan komputer umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar, dan berikut ini klarifikasinya yang kami ambil dari wikipedia :

  1. Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows Server 2008, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, dan Windows 8 yang dirilis pada Oktober 2012).
  2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
  3. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.6 (Snow Leopard). Musim panas 2011 direncanakan peluncuran versi 10.7 (Lion).

Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.

Macam-Macam Sistem Operasi Terlengkap

Setelah diatas dijelaskan secara singkat tentang perkembangan dan macam-macam sistem operasi yang ngetrend, maka pada sub judul ketiga ini, kami akan share macam-macam sistem operasi secara lengkap beserta kelebihan dan kekurangannya, silahkan disimak :
Macam-Macam Sistem Operasi untuk komputer.
1. UNIX
Macam-Macam Sistem Operasi Terbaru dan Lengkap(www.info-asik.com)
        Sistem operasi yang paling awal ada untuk komputer. Merupakan induk dari sistem operasi linux. 
Kelebihan unix:
1. Sistem operasi gratis
2. Sudah terdapat aplikasi multimedia dan desain grafis yang lengkap
3. Rentan terhadap virus
4. Tampilan desktop yang menarik (bagus).
Kekurangan Unix:
1. Membingungkan (kurang familiar dibandingkan dengan windows)
2. Format file sedikit
3. Banyak software yang kurang compatible

2. DOS
Macam-Macam Sistem Operasi Terbaru dan Lengkap(www.info-asik.com)
      Sistem operasi yang merupakan cikal bakal dari microsoft Windows. Ciri khasnya yaitu berupa teks putih dengan latar belakang hitam. Kita bisa menjalankan lewat Start Windows – Run, lalu ketik cmd.
Kelebihan DOS:
1. Pengoperasian mudah
2. Space ruang hardisk bebas (tidak teralu besar)
3. Memori kecil
4. Kompatibel semua software dan hardware.
Kekurangan DOS:
1. Mode operasi dalam bentuk teks
2. Kurang kompatibel terhadap beberapa program beroperasi pada mode grafis.

3. Novell Operating Sistem
Macam-Macam Sistem Operasi Terbaru dan Lengkap(www.info-asik.com)
      Dibuat oleh Novell Corporation.
Kelebihan Novell Operating Sistem:
1. Software jaringan
2. Kecepatan komunikasi antar PC dalam LAN
3. Manajemen jaringan mudah.
Kekurangan Novell Operating Sistem:
1. Berbasis DOS mode operasinya tidak grafis.

4. Microsoft Windows
Macam-Macam Sistem Operasi Terbaru dan Lengkap(www.info-asik.com)
     Merupakan macam-macam sistem operasi yang paling populer. Hampir semua orang pernah memakainya. Beberapa versi microsoft Windows yang terkenal: microsoft Windows 98, 2000, Me, XP, Vista, Seven 7 dan yang paling terbaru Windows 8.
Kelebihan Microsoft Windows:
1. Banyak digunakan sebagai software jaringan
2. Mode operasinya berbentuk grafis
3. Komunikasi antar PC ke LAN ( lebih mudah).
Kekurangan Microsoft Windows:
1. Lisensi mahal
2. Diperlukan perangkat keras dengan prosesor tinggi (pentium), memori yang digunakan juga lebih besar (mahal)
3. Implementasi jaringan ( mahal).

5. Apple Machintosh
Macam-Macam Sistem Operasi Terbaru dan Lengkap(www.info-asik.com)
      Sistem operasi yang unggul dalam hal grafik. Memerlukan hardware khusus sehingga tidak dapat di-install di computer biasa. Versinya antara lain Mac OS X (Tiger), Leopard.
Kelebihan Apple Machintosh:
1. Rentan terhadap virus
2. Lebih cepat dan tidak cepat hang
3. Lebih nyaman digunakan
4. User friendly
5. High performance.
Kekurangan Apple Machintosh:
1. Mac tidak bisa dirakit sendiri karena apple tidak memeberikan lisensi
2. Software tidak terlalu lengkap
3. Harga yang terlalu mahal
4. Hanya digunakan untuk graphic designer
5. Tidak bisa digunakan secara bersamaan.

6. Linux
Macam-Macam Sistem Operasi Terbaru dan Lengkap(www.info-asik.com)
      Pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvald. Merupakan macam-macam sistem operasi open source artinya bisa dikembangkan oleh semua orang dengan bebas. Turunan linux atau yang dikenal dengan distro linux banyak sekali macamnya. Mungkin linux merupakan sistem operasi yang paling banyak. Beberapa di antaranya yaitu: Debian, Suse, Red Hat (Fedora), Slackware, Ubuntu, Backtrack, dan lain-lain.
Kelebihan linux:
1. Banyak digunakan dalam operasi jaringan
2. Bekerja pad dua mode, grafis dan teks
3. Pengoperasian tidak memerlukan lisensi.
Kekurangan Linux: 
1. Salah satunya kurang familiar bagi yang masih awam.

7.  Solaris
Macam-Macam Sistem Operasi Terbaru dan Lengkap(www.info-asik.com)
      Dikembangkan oleh Sun Microsystem. Lebih banyak digunakan untuk perusahaan.
Kelebihan solaris:
1. Stabil dan populer dibandingkan windows NET
2. Mempunyai sistem operasi seperti unix
3. Sistem file stabil untuk database.
Kekurangan solaris:
1. Biaya mahal
2. Driver hardware yang kurang baik
3. Sedikit perijinan untuk pejabat.

8.  Free BSD
Macam-Macam Sistem Operasi Terbaru dan Lengkap(www.info-asik.com)
      Dibuat oleh Universitas Berkeley. Hampir sama seperti linux.
Kelebihan Free BSD :
1. Bersifat opensource (bisa di download langsung dr www.freebsd.org).
2. Memiliki sistem software third-party yang memberikan kemudahan yang berarti bagi para user untuk menambah atau menghapus aplikasi-aplikasi.
3. Secure, powerfull, mendukung patch dan update, disertai port dan package u/ memudahkan install software lain, disertai firewall, dan ada team yang akan selalu develop OS FreeBSD.
4. Sistem stabil untuk database, server internet, intranet, fill-server, intranet client, pengembangan java.

Kekurangan Free BSD :

1. Free BSD tidak dpt digunakan pada mikro karnal lam PC IBM.
2. Tidak mendukung ISA-plug-and-ply-card.
3. Kecilnya basis developer dan pemakai yang mencari bug/kelemahan program.
4. Belum jelas masa depannya untuk server database dan sistem operasi desktop.

Macam-Macam Sistem Operasi Mobile :

1. Symbian
      Sistem operasi yang populer di kalangan para pengguna handphone. Kebanyakan handphone nokia menggunakan symbian sebagai sistem operasi. Versinya antara lain S40, S60, S9.
Macam-Macam Sistem Operasi Terbaru dan Lengkap(www.info-asik.com)

kelebihan Symbian:
1. Aplikasinya yang banyak
2. Multitasking.
kekurangan Symbian:
1. Mahal
2. Penggunaan sedikit rumit.

2. Microsoft Windows Phone
      Sistem operasi yang dikeluarkan oleh microsoft untuk smartphone dan PDA. Tampilannya hampir sama dengan Windows pada komputer.
Macam-Macam Sistem Operasi Terbaru dan Lengkap(www.info-asik.com)

Kelebihan Windows Phone : 
1. Memiliki interface yang berbeda dibandingkan dengan interface smartphone lainnya.  
2. Melalui account Windows Live tersedia layanan mail, contact, calender. Pengguna juga bisa mengakses layanan toko online-nya (Marketplace) dan fasilitas keamanan gratis. 
3. Melalui browser dan GPS, pengguna bisa menemukan lokasi, memblokirdan me-reset smartphone.
Kekurangan Windows Phone : 
1. Microsoft melakukan perubahan radikal pada sistem baru ini. Misalnya, aplikasi pihak ketiga(third party) tidak boleh aktif dilatar belakang, tidak ada folder, akses file multimedia harus melalui Zune, dan data Office harus disimpan dilayanan online SkyDrive. 
2. Memang karena masih baru, semau potensi platform mobile ini belum optimal.

3. Palm OS
    Sistem operasi yang digunakan pada PDA keluaran PALM.
Macam-Macam Sistem Operasi Terbaru dan Lengkap(www.info-asik.com)

Kelebihan palm Os:
1. Kebutuhan sistem sedikit dan cepat, sehingga tidak memerlukan perangkat PDA yang canggih dan mahal
2. Tidak memerlukan banyak memory.
Kekurangan palm OS:
1. Tidak memiliki media penyimpanan eksternal (tambahan).
 contoh : Palm OS 5.4.9 

4. Android
      Sistem operasi untuk handphone andorid yang akan diluncurkan Google. Android berbasis Linux sehingga termasuk open source.
Macam-Macam Sistem Operasi Terbaru dan Lengkap(www.info-asik.com)

Kelebihan Android :
1. Tidak perlu bayar untuk download aplikasi (free)
2. Didukung penuh oleh google
3. Stabil dan tidak mudah hang
4. Harga relatif murah.
Kekurangan Android:
1. Kurang nyaman untuk dipakai komunikasi.
2. Tidak ada microsoft office.
3. Harus terkoneksi dengan jaringan internet.
4. Belum banyak aplikasi yang tersedia.


DEKABOPASS.BLOGSPOT.COM


free music at divine-music.info
Dinamic Loading
Untuk memperoleh utilitas ruang memori, dapat menggunakan dynamic loading. Dengan dynamic loading, sebuah rutin tidak disimpan di memori sampai dipanggil. Semua rutin disimpan pada disk dalam format relocatable load.
Mekanisme dari dynamic loading adalah program utama di-load dahulu dan dieksekusi. Bila suatu routine perlu memanggil routine lain, routine yang dipanggil lebih dahulu diperiksa apakah rutin yang dipanggil sudah di-load. Jika tidak, relocatable linking loader dipanggil untuk me-load  rutin yg diminta ke memori dan meng-ubah tabel alamat.
Keuntungan dari  dynamic loading adalah rutin yang tidak digunakan tidak pernah di-load. Skema ini lebih berguna untuk kode dalam jumlah besar diperlukan untuk menangani kasus-kasus yang jarang terjadi seperti error routine. Dinamic loading tidak memerlukan dukungan khusus dari sistem operasi.  istem operasi hanya perlu menyediakan beberapa rutin pustaka untuk implementasi dynamic loading.
Dinamic Linking
Sebagian besar sistem operasi hanya men-support static linking, dimana sistem library language diperlakukan seperti obyek modul yang lain dan dikombinasikan dengan loader ke dalam binary program image. Konsep dynamic linking sama dengan dynamic loading. Pada saat loading, linking ditunda sampai waktu eksekusi. Terdapat kode kecil yang disebut stub digunakan untuk meletakkan rutin library di memori dengan tepat. Stub diisi dengan alamat rutin dan mengeksekusi rutin. Sistem operasi perlu memeriksa apakah rutin berada di alamat memori.
Dinamic linking  biasanya digunakan dengan sistem  library, seperti language subroutine library. Tanpa fasilitas ini, semua program pada sistem perlu mempunyai copy dari library language di dalam  executable image. Kebutuhan ini menghabiskan baik ruang disk maupun memori utama.
Bagaimanapun, tidak seperti dynamic loading, dynamic linking membutuhkan beberapa dukungan dari sistem operasi, misalnya bila proses-proses di memori utama saling diproteksi, maka sistem operasi melakukan pengecekan apakah rutin yang diminta berada diluar ruang alamat. Beberapa proses diijinkan untuk mengakses memori pada alamat yang sama. File dynamic linking berekstensi .dll, .sys atau .drv.

Overlay & Swapping

Overlay
Sebuah proses dapat lebih besar daripada jumlah memori yang dialokasikan untuk proses, teknik overlay biasanya digunakan untuk kasus ini. Teknik Overlay biasanya digunakan untuk memungkinkan sebuah proses mempunyai jumlah yang lebih besar dari memori fisik daripada alokasi memori yang diperuntukkan. Ide dari overlay adalah menyimpan di memori hanya instruksi dan data yang diperlukan pada satu waktu. Jika intruksi lain diperlukan, maka instruksi tersebut diletakkan di ruang memori menggantikan instruksi yang tidak digunakan lagi.
Overlay tidak membutuhkan dukungan khusus dari sistem operasi. User dapat mengimplementasikannya secara lengkap menggunakan struktur file sederhana, membaca dari file ke memori dan meloncat ke memori dan mengeksekusi instruksi read yang lebih baru. Sistem operasi memberitahu hanya jika terdapat I/O yang melebihi biasanya. Penggunaan overlay terbatas untuk beberapa sistem yang mempunyai jumlah memori fisik terbatas dan kekurangan dukungan H/W untuk teknik yang lebih lanjut.
Swapping
Swapping adalah suatu proses yang dapat dialihkan sementara dari memori ke suatu tempat penyimpanan, dan dipanggil kembali ke memori jika akan melanjutkan eksekusi. Sebuah proses harus berada di memori untuk dieksekusi. Proses juga dapat ditukar (swap) sementara keluar memori ke backing store dan kemudian dibawa kembali ke memori untuk melanjutkan eksekusi.
Backing store berupa disk besar dengan kecepatan tinggi yang cukup untuk meletakkan copy dari semua memory image untuk semua user, sistem juga harus menyediakan akses langsung ke memory image tersebut. Jika proses mempunyai prioritas lebih tinggi datang dan meminta layanan, memori akan swap out proses dengan prioritas lebih rendah sehingga proses dengan prioritas lebih tinggi dapat di-load dan dieksekusi.
Umumnya sebuah proses yang di-swap out akan menukar kembali ke ruang memori yang sama dengan sebelumnya. Jika proses pengikatan dilakukan pada saat load-time, maka proses tidak dapat dipindah ke lokasi yang berbeda. Tetapi, jika pengikatan pada saat execution-time , maka kemungkinan proses ditukar ke ruang memori yang berbeda, karena alamat fisik dihitung selama waktu eksekusi.
Bila CPU scheduler memutuskan untuk mengeksekusi proses, OS memanggil dispatcher. Dispatcher memeriksa untuk melihat apakah proses selanjutnya pada ready queue ada di memori. Jika tidak dan tidak terdapat cukup memori bebas, maka dispatcher swap out sebuah proses yang ada di memori dan swap in proses tersebut. Kemudian reload register ke keadaan normal.

Static Partitions & Dynamic Partitions

Static Partitions (partisi tetap) adalah apabila memori dipartisi menjadi blok-blok yang ukurannya ditentukan dari awal. Terbagi lagi atas partisi tetap berukuran sama, dan partisi tetap berukuran berbeda.
Dynamic Partitions (partisi dinamis) adalah memori dipartisi menjadi bagian-bagian dengan jumlah dan besar yang tidak tentu.

Memory Fisik & Virtual Memory

Memori fisik merupakan istilah generik yang merujuk pada media penyimpanan data sementara pada komputer. Setiap program dan data yang sedang diproses oleh prosesor akan disimpan di dalam memori fisik. Data yang disimpan dalam memori fisik bersifat sementara, karena data yang disimpan di dalamnya akan tersimpan selama komputer tersebut masih dialiri daya (dengan kata lain, komputer itu masih hidup). Ketika komputer itu direset atau dimatikan, data yang disimpan dalam memori fisik akan hilang. Oleh karena itulah, sebelum mematikan komputer, semua data yang belum disimpan ke dalam media penyimpanan permanen (umumnya bersifat media penyimpanan permanen berbasis disk, semacam hard disk atau floppy disk), sehingga data tersebut dapat dibuka kembali pada lain waktu.
Memori fisik umumnya diimplementasikan dalam bentuk Random Access Memory (RAM), yang bersifat dinamis (DRAM). Mengapa disebut Random Access, adalah karena akses terhadap lokasi-lokasi di dalamnya dapat dilakukan secara acak (random), bukan secara berurutan (sekuensial). Meskipun demikian, kata random access dalam RAM ini sering menjadi salah kaprah. Sebagai contoh, memori yang hanya dapat dibaca (ROM), juga dapat diakses secara random, tetapi ia dibedakan dengan RAM karena ROM dapat menyimpan data tanpa kebutuhan daya dan tidak dapat ditulisi sewaktu-waktu. Selain itu, hard disk yang juga merupakan salah satu media penyimpanan juga dapat diakses secara random, tapi ia tidak digolongkan ke dalam Random Access Memory.
Memori virtual merupakan suatu teknik yang memisahkan antara memori logis dan memori fisiknya. Menyediakan memori virtual yang sangat besar diperuntukkan untuk programmer bila tersedia memori fisik yang lebih kecil.
Konsep memori virtual yang dikemukakan Fotheringham pada tahun 1961 pada sistem komputer Atlas di Universitas Manchester, Inggris:
Kecepatan maksimum eksekusi proses di memori virtual dapat sama, tetapi tidak pernah melampaui kecepatan eksekusi proses yang sama di sistem tanpa menggunakan memori virtual.
Keuntungan Memori Virtual:
  • Lalu lintas I/O menjadi rendah.
  • Berkurangnya memori yang dibutuhkan.
  • Meningkatnya respon.
  • Bertambahnya jumlah user yang dapat dilayani.
  • Memori virtual melebihi daya tampung dari memori utama yang tersedia.
Untuk mengimplementasikan memori maya tersebut dapat dilakukan dengan tiga cara:
  • Sistem Paging.
  • Sistem Segmentasi.
  • Sistem kombinasi Paging dan Segmentasi.

Manajemen Buffer

Single Buffering
Gambar di atas menunjukkan struktur data dari buffer dalam bentuk yang sederhana, yang terdiri dari satu record per-block dan satu buffer per-berkas,dimana buffer ini berfungsi mengisikan permintaan dari sebuah program. Struktur buffer ini berisi sebuah pointer pada alamat awal & channel program untuk berkas.
Struktur dasar dari channel program untuk mengisi buffer:
  • Tunggu instruksi READ dari program.
  • Memberitahukan instruksi start I/O ke unit kontrol.
  • Tunggu hingga buffer dikosongkan.
  • Memberitahukan interupsi pada program sehingga dapat mulai membaca dari buffer.
Masalah yang timbul di sini adalah pemakai program menganggur pada saat menunggu buffer diisi.
Anticipatory Buffering
Pendekatan lain yang dapat menghilangkan beberapa hal yang mungkin untuk menunggu CPU adalah dengan menggunakan Anticipatory Buffering.
Dengan anticipatory buffering, sistem kontrol I/O akan berusaha mendahulukan kebutuhan program akan data. Diusahakan agar buffer selalu penuh. Channel selalu menguji flag ini. Jika buffer mendekati kosong, karena pemakai program telah membaca isinya maka flag itu akan direset dan channel program akan menginitates pengisian kembali buffer.
Struktur dasar channel program untuk mengisi sebuah buffer dengan anticipatory buffer diperlihatkan pada gambar di bawah ini:
Double Buffering
Untuk mengurangi kemungkinan dari program menunggu, maka double buffer dapat digunakan. Dua dari tempat buffer yang ada, hanya satu yang ditetapkan untuk berkas.
Ide dasar dari double buffering adalah jika consumer mengosongkan salah satu buffer, maka producer dapat mengisikan ke dalam buffer yang lain, pada saat buffer pertama sudah kosong, maka buffer yang kedua harus dalam keadaan penuh. Kemudian consumer dapat mengkosongkan buffer yang kedua, pada saat producer mengisi buffer yang pertama, demikian seterusnya.
Three Buffers
pfill : yang menunjukkan buffer berikutnya akan diisi atau sedang diisi
pempty : yang menunjukkan buffer berikutnya akan dikosongkan atau sedang dikosongkan

Manajemen Input/Output

Prinsip Software I/O
Ide Dasar : mengorganisasikan software dalam beberapa layer dimana level bawah menyembunyikan akses/kepelikan hardware untuk level diatasnya. Level atas membuat interface yang baik ke user.
Tujuan Software I/O
  1. Konsep dalam desain software I/O.
  2. Penamaan yang seragam/Uniform Naming. Contoh : seluruh disks dapat dibuat dengan hirarki sistem file (menggunakan NPS).
  3. Penanganan kesalahan/Error Handling. Contoh : pertama controller, device driver, dst. Dan jika tidak bisa ditangani beri pesan.
  4. Synchronous (blocking) vs Asynchronous (Interrupt Driver) transfer.
  5. Sharable vs Dedicated Device. Contoh : disk untuk sharable dan printer untuk dedicated.
Interrupt Handler
Interrupt harus disembunyikan agar tidak terlihat rutin berikutnya. Device driver di blok saat perintah I/O diberikan dan menunggu interupsi. Ketika interupsi terjadi, prosedur penanganan interupsi bekerja agar device driver keluar dari state blocked.
Device Drivers
Seluruh kode device dependent terletak di device driver. Tiap device driver menangani satu tipe/satu kelas device. Tugas dari device driver untuk menerima permintaan abstrak dari software device independent diatasnya dan melakukan layanan sesuai permintaan/mengeksekusinya.
Setiap device driver menangani satu tipe peralatan. Device driver bertugas
menerima permintaan abstrak perangkat lunak device independent di atasnya
dan melakukan layanan sesuai permintaan itu.
Mekanisme kerja device driver:
  1. Menerjemahkan perintah-perintah abstrak menjadi perintah-perintah konkret.
  2. Begitu telah dapat ditentukan perintah-perintah yang harus diberikan ke pengendali, device driver mulai menulis ke register-register pengendali peralatan.
  3. Setelah operasi selesai dilakukan peralatan, device driver memeriksa kesalahan-kesalahan yang terjadi.
  4. Jika semua berjalan baik, device driver melewatkan data ke perangkat lunak device independent.
  5. Device melaporkan informasi status sebagai pelaporan kesalahan ke pemanggil.
Device-Independent I/O Software
I/O device-independent adalah software I/O yang tak bergantung pada perangkat keras.
Fungsi dari software I/O device-independent yang biasa dilakukan:
  1. Interface seragam untuk seluruh device-driver.
  2. Penamaan device.
  3. Proteksi device.
  4. Memberi ukuran blok device agar bersifat device-independent.
  5. Melakukan Buffering.
  6. Alokasi penyimpanan pada blok devices.
  7. Alokasi dan pelepasan dedicated devices.
  8. Pelaporan kesalahan.
User-Space I/O Software
Sebagian besar software I/O berada di dalam sistem operasi yang di link dengan user program.
System call termasuk I/O, biasanya dalam bentuk prosedur (library procedures). Contoh : count = write(fd, buffer, nbytes)
I/O prosedur dengan level lebih tinggi. Contoh : printf (memformat output dahulu kemudian panggil write)
Yang tidak mempunyai library procedure. Contoh : spooling directory dan daemon (proses khusus) pada proses mencetak, transfer file, USENET.
Kata Kunci Manajemen I/O
Block-Oriented Device ( Perangkat Berorientasi Blok )
Yaitu perangkat berorientasi blok menyimpan informasi dan menukarkan (menerima/mengirim) informasi sebagai blok-blok berukuran tetap.
Character Stream Oriented Device ( Perangkat Berorientasi Aliran Karakter )
Yaitu perangkat yang mengantarkan atau menerima aliran karakter tanpa peduli membentuk sustu struktur blok.
Clock
Yaitu perangkat yang tidak termasuk dalam kategori block-oriented device dan character stream oriented device yang artinya tidak teralamati secara blok dan juga tidak menghasilkan atau menerima aliran karakter. Clock hanya menyebabkan interupsi pada interval-interval yang didefinisikan.
Memory-MappTebaled Screen
Yaitu perangkat yang tidak tergolong dalam kategori Block-Oriented device dan Character Stream Oriented device.
I/O Device Independence
Yaitu konsep dimana membuat perangkat lunak masukkan / keluaran yang tidak bergantung perangkat keras.
I/O Programmed ( Masukkan / Keluaran Terprogram ) / polling system
Yaitu perangakat masukkan atau keluaran yang dimana pada saat menangani permintaan, perangkat men-set bit status di register status perangkat. Perangkat tidak memberitahu ke pemproses saat tugas telah selesai dilakukan. Dan proses harus selalu memeriksa register status perangkat secara priodik dan melakukan tindakan berdasar status yang dibaca.
Interrupt Driven
Yaitu suatu teknik masukkan/keluaran dituntun interupsi yang mempunyai mekanisme kerja perangkat masukkan/keluaran untuk meningkatkan efesiensi pemproses.
DMA ( Direct Memory Access )
Yaitu perangkat masukkan atau keluaran yang dikendalikan oleh interupsi lebih efisien dibanding masukkan atau kleuaran terprogram, tapi masih memerlukan intervensi aktif pemproses untuk transfer data antara memory dan buffer perangkat masukkan atau keluaran.
Device Driver
Yaitu tempat kode perangkat ditempatkan, yang bertugas menerima permintaan abstrak perangkat lunak device-independent diatasnya dan melakukan layanan sesuai permintaan.
DMA Controller
Yaitu DMA yang mengatur pengiriman informasi atau mentransfer data yang diminta dari dan ke memori secara langsung tanpa melewati pemproses.
Intelegent Device
Yaitu perangkat masukkan atau keluaran yang berintelejen setelah pemproses mengendalikan perangkat tersebut secara langsung yang dimana dari perangkat yang sederhana dikendalikan oleh mikroprosessor menjadi perangkat yang berintelejen.
Uniform Naming ( Penamaan Yang seragam )
Yaitu salah satu masalah yang ada pada manajemen masukkan atau keluaran. Misalkan nama berkas atau perangkat adalah string atau integer, tidak bergantung pada perangkat sama sekali.
Asyncrhronous Transfer
Yaitu I/O yang dimana pemproses mulai teransfer dan mengabaikan untuk melakukan kerja lain sampai interupsi tiba.

Syncrhonous Transfer
Yaitu I/O yang dimana pemproses mulai transfer dan tidak mengabaikan kerja lain saat interupsi tiba. Program pemakai sangat lebih mudah ditulis jika operasi masukkan atau keluaran berorientasi blok. Setelah perintah read, program kemudian ditunda secara otomatis sampai data tersedia di buffer.
Sharable
Yaitu perangkat yang dapat dipakai bersama pada suatu saat contohnya disk.
Dedicated
Yaitu Perangkat yang hanya satu pemakai yang dibolehkan memakai pada suatu saat. Contohnya printer.
Interrupt Handler
Interupsi harus disembunyikan agar tidak terrlihat rutin berikutnya. Device driver di blocked saat perintah masukkan atau keluara diberikan dan menunggu interupsi. Ketika interupsi terjadi, procedure penanganan interupsi bekerja agar device driver keluar dari state blocked.
Reading Ahead atau anticipated input
Yaitu teknik dimana transfer masukkan dibuat ke buffer system, ketika transfer selesai proses memindahkan blok ke ruang pemakai dan segera meminta blok lain.
Line–at–a–time mode
Yaitu proses pemakai tidak perlu ditunda untuk masukkan atau keluaran kecuali proses secepatnya mengosongkan buffer ganda.
Byte–at–a–time mode
Yaitu buffer ganda tidak member keunggulan berarti atas buffer tunggal. Double buffering mengikuti model producer-consumer.

Sistem Penyimpanan Disk

Struktur Disk
Disk drive dialamatkan pada array 1 dimensi dalam bentuk blok logik, dimana blok logik merupakan unit transfer terkecil. Array 1 dimensi dalam blok logik dipetakan ke dalam sektor pada sekuensial disk. Sector 0 adalah sector pertama pada track pertama dari bagian luar silinder. Pemetaan diproses melalui track, kemudian bergerak dari track terluar silinder ke track terdalam.
Penjadwalan Disk
Sistem operasi bertanggung jawab dalam hal efisiensi hardware untuk disk drive berarti dalam hal kecepatan akses dan bandwith disk.
Waktu akses secara umum terbagi ke dalam:
  • Seek time yaitu waktu disk untuk menggerakkan head ke silinder untuk mencapai sektor yang diinginkan.
  • Rotational latency waktu tunggu disk untuk berputar mengelilingi sektor ke head disk.
Manajemen Disk
  • Low-level formatting, or physical formatting. Membagi disk ke dalam sektor dimana disk controller dapat membaca dan menulis.
  • Untuk menggunakan file yang disimpan pada disk, sistem operasi membutuhkan record dari struktur data yang ada pada disk
- Partisi disk ke dalam satu atau lebih kelompok silinder.
- Logical formatting atau buat suatu sistem.
  • Boot block Menginisialisasi Sistem
- Bbootstrap disimpan di ROM.
- Program Bootstrap loader.
  • Metode sector sparing digunakan untuk menangani blok yang rusak.
Manajemen Swap-Space
  • Swap-space. Virtual menggunakan disk space sebagai perpanjangan (atau space tambahan) dari memori utama.
  • Swap-space berusaha agar file sistem secara normal dapat dipisahkan dalam partisi disk.
Reliability
  • Disk drive lebih reliable daripada removable disk atau tape drive.
  • Optical cartridge lebih reliable daripada magnetik disk atau tape.
  • Head crash pada fixed hard disk secara umum merusak data,A head crash in a fixed hard disk generally destroys the data, sedangkan kegagalan tape drive atau optical disk drive sering meninggalkan data data cartridge tanpa cacat
  • Pengertian Deadlock

    sudah terbukti


    Deadlock
     adalah keadaan dimana dua program memegang kontrol terhadap sumber daya yang dibutuhkan oleh program yang lain. Tidak ada yang dapat melanjutkan proses masing-masing sampai program yang lain memberikan sumber dayanya, tetapi tidak ada yang mengalah.
    Deadlock yang mungkin dapat terjadi pada suatu proses disebabkan proses itu menunggu suatu kejadian tertentu yang tidak akan pernah terjadi. Dua atau lebih proses dikatakan berada dalam kondisi deadlock, bila setiap proses yang ada menunggu suatu kejadian yang hanya dapat dilakukan oleh proses lain dalam himpunan tersebut.

    Karakteristik Deadlock
    Karakteristik-karakteristik ini harus dipenuhi keempatnya untuk terjadi deadlock. Namun, perlu diperhatikan bahwa hubungan kausatif antara empat karakteristik ini dengan terjadinya deadlock adalah implikasi. Deadlock mungkin terjadi apabila keempat karakteristik terpenuhi.
    Empat kondisi tersebut adalah:
    1.Mutual Exclusion . Kondisi yang pertama adalah mutual exclusion yaitu proses memiliki hak milik pribadi terhadap sumber daya yang sedang digunakannya. Jadi, hanya ada satu proses yang menggunakan suatu sumber daya. Proses lain yang juga ingin menggunakannya harus menunggu hingga sumber daya tersebut dilepaskan oleh proses yang telah selesai menggunakannya. Suatu proses hanya dapat menggunakan secara langsung sumber daya yang tersedia secara bebas.
    2.Hold and Wait . Kondisi yang kedua adalah hold and wait yaitu beberapa proses saling menunggu sambil menahan sumber daya yang dimilikinya. Suatu proses yang memiliki minimal satu buah sumber daya melakukan request lagi terhadap sumber daya. Akan tetapi, sumber daya yang dimintanya sedang dimiliki oleh proses yang lain. Pada saat yang sama, kemungkinan adanya proses lain yang juga mengalami hal serupa dengan proses pertama cukup besar terjadi. Akibatnya, proses-proses tersebut hanya bisa saling menunggu sampai sumber daya yang dimintanya dilepaskan. Sambil menunggu, sumber daya yang telah dimilikinya pun tidak akan dilepas. Semua proses itu pada akhirnya saling menunggu dan menahan sumber daya miliknya.
    3.No Preemption . Kondisi yang selanjutnya adalah no preemption yaitu sebuah sumber daya hanya dapat dilepaskan oleh proses yang memilikinya secara sukarela setelah ia selesai menggunakannya. Proses yang menginginkan sumber daya tersebut harus menunggu sampai sumber daya tersedia, tanpa bisa merebutnya dari proses yang memilikinya.
    4.Circular Wait . Kondisi yang terakhir adalah circular wait yaitu kondisi membentuk siklus yang berisi proses-proses yang saling membutuhkan. Proses pertama membutuhkan sumber daya yang dimiliki proses kedua, proses kedua membutuhkan sumber daya milik proses ketiga, dan seterusnya sampai proses ke n-1 yang membutuhkan sumber daya milik proses ke n. Terakhir, proses ke n membutuhkan sumber daya milik proses yang pertama. Yang terjadi adalah proses-proses tersebut akan selamanya menunggu.

    Penanganan Deadlock
    4 cara untuk menangani keadaan deadlock, yaitu:
    1.Pengabaian. Maksud dari pengabaian di sini adalah sistem mengabaikan terjadinya deadlock dan pura-pura tidak tahu kalau deadlock terjadi. Dalam penanganan dengan cara ini dikenal istilah ostrich algorithm. Pelaksanaan algoritma ini adalah sistem tidak mendeteksi adanya deadlock dan secara otomatis mematikan proses atau program yang mengalami deadlock. Kebanyakan sistem operasi yang ada mengadaptasi cara ini untuk menangani keadaan deadlock. Cara penanganan dengan mengabaikan deadlock banyak dipilih karena kasus deadlock tersebut jarang terjadi dan relatif rumit dan kompleks untuk diselesaikan. Sehingga biasanya hanya diabaikan oleh sistem untuk kemudian diselesaikan masalahnya oleh user dengan cara melakukan terminasi dengan Ctrl+Alt+Del atau melakukan restart terhadap komputer.
    2.Pencegahan. Penanganan ini dengan cara mencegah terjadinya salah satu karakteristik deadlock. Penanganan ini dilaksanakan pada saat deadlock belum terjadi pada sistem. Intinya memastikan agar sistem tidak akan pernah berada pada kondisi deadlock. Akan dibahas secara lebih mendalam pada bagian selanjutnya.
    3.Penghindaran. Menghindari keadaan deadlock. Bagian yang perlu diperhatikan oleh pembaca adalah bahwa antara pencegahan dan penghindaran adalah dua hal yang berbeda. Pencegahan lebih kepada mencegah salah satu dari empat karakteristik deadlock terjadi, sehingga deadlock pun tidak terjadi. Sedangkan penghindaran adalah memprediksi apakah tindakan yang diambil sistem, dalam kaitannya dengan permintaan proses akan sumber daya, dapat mengakibatkan terjadi deadlock. Akan dibahas secara lebih mendalam pada bagian selanjutnya.
    4.Pendeteksian dan Pemulihan. Pada sistem yang sedang berada pada kondisi deadlock, tindakan yang harus diambil adalah tindakan yang bersifat represif. Tindakan tersebut adalah dengan mendeteksi adanya deadlock, kemudian memulihkan kembali sistem. Proses pendeteksian akan menghasilkan informasi apakah sistem sedang deadlock atau tidak serta proses mana yang mengalami deadlock. Akan dibahas secara lebih mendalam pada bagian selanjutnya.

    Pencegahan Deadlock 
    Pencegahan deadlock dapat dilakukan dengan cara mencegah salah satu dari empat karakteristik terjadinya deadlock. Berikut ini akan dibahas satu per satu cara pencegahan terhadap empat karakteristik tersebut.
    1.Mutual Exclusion . Kondisi mutual exclusion pada sumber daya adalah sesuatu yang wajar terjadi, yaitu pada sumber daya yang tidak dapat dibagi (non-sharable). Sedangkan pada sumber daya yang bisa dibagi tidak ada istilah mutual exclusive. Jadi, pencegahan kondisi yang pertama ini sulit karena memang sifat dasar dari sumber daya yang tidak dapat dibagi.
    2.Hold and Wait . Untuk kondisi yang kedua, sistem perlu memastikan bahwa setiap kali proses meminta sumber daya, ia tidak sedang memiliki sumber daya lain. Atau bisa dengan proses meminta dan mendapatkan sumber daya yang dimilikinya sebelum melakukan eksekusi, sehingga tidak perlu menunggu.
    3.No Preemption . Pencegahan kondisi ini dengan cara membolehkan terjadinya preemption. Maksudnya bila ada proses yang sedang memiliki sumber daya dan ingin mendapatkan sumber daya tambahan, namun tidak bisa langsung dialokasikan, maka akan preempted. Sumber daya yang dimiliki proses tadi akan diberikan pada proses lain yang membutuhkan dan sedang menunggu. Proses akan mengulang kembali eksekusinya setelah mendapatkan semua sumber daya yang dibutuhkannya, termasuk sumber daya yang dimintanya terakhir.
    4.Circular Wait . Kondisi 'lingkaran setan' ini dapat 'diputus' dengan jalan menentukan total kebutuhan terhadap semua tipe sumber daya yang ada. Selain itu, digunakan pula mekanisme enumerasi terhadap tipe-tipe sumber daya yang ada. Setiap proses yang akan meminta sumber daya harus meminta sumber daya dengan urutan yang menaik. Misalkan sumber daya printer memiliki nomor 1 sedangkan CD-ROM memiliki nomor 3. Proses boleh melakukan permintaan terhadap printer dan kemudian CD-ROM, namun tidak boleh sebaliknya.

    Penghindaran Deadlock 
    Penghindaran terhadap deadlock adalah cara penanganan yang selanjutnya. Inti dari penghindaran adalah jangan sembarangan membolehkan proses untuk memulai atau meminta lagi. Maksudnya jangan pernah memulai suatu proses apabila nantinya akan menuju ke keadaan deadlock. Kedua, jangan memberikan kesempatan pada proses untuk meminta sumber daya tambahan jika penambahan tersebut akan membawa sistem pada keadaan deadlock. Tidak mungkin akan terjadi deadlock apabila sebelum terjadi sudah kita hindari.
    Langkah lain untuk menghindari adalah dengan cara tiap proses memberitahu jumlah kebutuhan maksimum untuk setiap tipe sumber daya yang ada. Selanjutnya terdapat deadlock-avoidance algorithm yang secara rutin memeriksa state dari sistem untuk memastikan tidak adanya kondisi circular wait serta sistem berada pada kondisi safe state. Safe state adalah suatu kondisi dimana semua proses mendapatkan sumber daya yang dimintanya dengan sumber daya yang tersedia. Apabila tidak bisa langsung, ia harus menunggu selama waktu tertentu, kemudian mendapatkan sumber daya yang diinginkan, melakukan eksekusi, dan terakhir melepas kembali sumber daya tersebut. Terdapat dua jenis algoritma penghindaran yaitu resource-allocation graph untuk single instances resources serta banker's algorithm untuk multiple instances resources.
    Dalam banker's algorithm, terdapat beberapa struktur data yang digunakan, yaitu:
    Available . Jumlah sumber daya yang tersedia.
    Max . Jumlah sumber daya maksimum yang diminta oleh tiap proses.
    Allocation . Jumlah sumber daya yang sedang dimiliki oleh tiap proses.
    Need . Sisa sumber daya yang masih dibutuhkan oleh proses, didapat dari max- allocation.
    Kemudian terdapat safety algorithm untuk menentukan apakah sistem berada pada safe state atau tidak.

    Pendeteksian Deadlock
    Pada dasarnya kejadian deadlock sangatlah jarang terjadi. Apabila kondisi tersebut terjadi, masing-masing sistem operasi mempunyai mekanisme penanganan yang berbeda. Ada sistem operasi yang ketika terdapat kondisi deadlock dapat langsung mendeteksinya. Namun, ada pula sistem operasi yang bahkan tidak menyadari kalau dirinya sedang mengalami deadlock. Untuk sistem operasi yang dapat mendeteksi deadlock, digunakan algoritma pendeteksi. Secara lebih mendalam, pendeteksian kondisi deadlock adalah cara penanganan deadlock yang dilaksanakan apabila sistem telah berada pada kondisi deadlock. Sistem akan mendeteksi proses mana saja yang terlibat dalam kondisi deadlock. Setelah diketahui proses mana saja yang mengalami kondisi deadlock, maka diadakan mekanisme untuk memulihkan sistem dan menjadikan sistem berjalan kembali dengan normal.
    Mekanisme pendeteksian adalah dengan menggunakan detection algorithm yang akan memberitahu sistem mengenai proses mana saja yang terkena deadlock. Setelah diketahui proses mana saja yang terlibat dalam deadlock, selanjutnya adalah dengan menjalankan mekanisme pemulihan sistem yang akan dibahas pada bagian selanjutnya. Berikut ini adalah algoritma pendeteksian deadlock.

    Pemulihan Deadlock 

    Pemulihan kondisi sistem terkait dengan pendeteksian terhadap deadlock. Apabila menurut algoritma pendeteksian deadlock sistem berada pada keadaan deadlock, maka harus segera dilakukan mekanisme pemulihan sistem. Berbahaya apabila sistem tidak segera dipulihkan dari deadlock, karena sistem dapat mengalami penurunan performance dan akhirnya terhenti.
    Cara-cara yang ditempuh untuk memulihkan sistem dari deadlock adalah sebagai berikut:
    1.Terminasi proses. Pemulihan sistem dapat dilakukan dengan cara melalukan terminasi terhadap semua proses yang terlibat dalam deadlock. Dapat pula dilakukan terminasi terhadap proses yang terlibat dalam deadlock secara satu per satu sampai 'lingkaran setan' atau circular wait hilang. Seperti diketahui bahwa circular wait adalah salah satu karakteristik terjadinya deadlock dan merupakan kesatuan dengan tiga karakteristik yang lain. Untuk itu, dengan menghilangkan kondisi circular wait dapat memulihkan sistem dari deadlock.Dalam melakukan terminasi terhadap proses yang deadlock, terdapat beberapa faktor yang menentukan proses mana yang akan diterminasi. Faktor pertama adalah prioritas dari proses-proses yang terlibat deadlock. Faktor kedua adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk eksekusi dan waktu proses menunggu sumber daya. Faktor ketiga adalah berapa banyak sumber daya yang telah dihabiskan dan yang masih dibutuhkan. Terakhir, faktor utilitas dari proses pun menjadi pertimbangan sistem untuk melakukan terminasi pada suatu proses.
    2.Rollback and Restart . Dalam memulihkan keadaan sistem yang deadlock, dapat dilakukan dengan cara sistem melakukan preempt terhadap sebuah proses dan kembali ke state yang aman. Pada keadaan safe state tersebut, proses masih berjalan dengan normal, sehingga sistem dapat memulai proses dari posisi aman tersebut. Untuk menentukan pada saat apa proses akan rollback, tentunya ada faktor yang menentukan. Diusahakan untuk meminimalisasi kerugian yang timbul akibat memilih suatu proses menjadi korban. Harus pula dihindari keadaan dimana proses yang sama selalu menjadi korban, sehingga proses tersebut tidak akan pernah sukses menjalankan eksekusi.
Linux adalah system operasi yang di kembangkan dari system operasi UNIX. Linux pada
awalnya di kembangkan oleh mahasiswa Universitas Helsinki yang bernama Linux Benedict
Torvald. Linux adalah system operasi open source dengan lisensi GPL atau General Public
Licence. Ada beberapa jenis linux yang umumnya penulis ketahui yaitu :

- Linux Fedora
- Linux Ubuntu
- Linux RedHat
- Linux Mandrake
- Linux Turbo
- Linux Caldera Open
- Linux SuSe
- Linux Debian

Saat ini ada tujuh distribusi Linux paling terkenal, yaitu :

1. RedHat Linux, distributor paling populer di AS dan salah satu yang paling mudah digunakan.
2. Mandrake Linux, distributor yang menambahkan update dan patch untuk RedHat
Linux.
3. Caldera Open Linux, distibrusi Linux dengan instalasi dan lingkungan pengguna berbasis grafis yang bagus.
4. Suse Linux, distribusi Linux paling populer di Eropa yang juga menyediakan perangkat instalasi dan panduan berbahasa Indonesia.
5. Slackware Linux.
6. Debian GNU/Linux.
7. TurboLinux, distribusi Linux paling populer di Asia yang menyediakan dukungan untuk set karakter khusus Asia.

Keunggulan system operasi linux :

- Multiuser
- Multiprocessor
- Multitasking, memungkinkannya program-program berjalan bersamaan(background)
- MultiThreading, dapat menciptakan subproses dengan cara efisien
- Pembelokkan I/O, Pipe dan Filter
- Local dan Network File System
- Security, login dengan password, ownership, group
- X-Window System

Kelemahan system operasi linux :

- Tidak user friendly
- Terkadang perangkat lunak yang di install kan tidak compatible
teknologi.kompasiana.com/.../koneksi-os-windows-8-dengan-os-linux-u...


adplus

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking